Beberapa Hal Yang Perlu Diketahui Sebelum Menanam Semangka Tanpa Biji

Alhamdulillah bisa kembali menulis diblog ini, setelah beberapa bulan vakum, banyak kesibukan dan aktivitas lain cukup menyita waktu. Kali ini saya akan berbagi pengetahuan tentang budidaya semangka tanpa biji. Saya sendiri gagal dalam budidaya semangka tanpa biji ini. Apakah memang sulit budidaya semangka tanpa biji? Berikut beberapa trik semoga bermanfaat

Semangka Merah Tanpa Biji Q NO.1 Tumbuh seragam, vigor dan berdaya hasil tinggi, umur panen 45 hari setelah berbunga, kulit buah keras, berat mencapai 8-10 kg per buah. Warna daging merah menarik, warna kulit buah hijau dengan garis hitam, tingkat kemanisan 11-13 brix.

Semangka Merah Tanpa Biji Q NO.1
Tumbuh seragam, vigor dan berdaya hasil tinggi, umur panen 45 hari setelah berbunga, kulit buah keras, berat mencapai 8-10 kg per buah. Warna daging merah menarik, warna kulit buah hijau dengan garis hitam, tingkat kemanisan 11-13 brix.

Terlebih dahulu harus mengetahui beberapa sifat penting dari tanaman semangka tidak berbiji atau triploid , selanjutnya disebut TRIPLOID.

  • Benihnya sulit berkecambah secara alami, jadi harus dibantu.
  • Benihnya akan mudah busuk/mati kalau direndam.
  • Serbuk sari/pollen kurang fertil, susah membuahi bunga betina.
  • Tidak mempunyai hormon bunga pengundang serangga penyerbuk.
  • Putik cepat layu, kesempatan penyerbukan tidak lebih/lewat tengah hari dari pagi.

Baca lebih lanjut

Petani Rumahan : Menanam Mint

Bismillah

Banyak yang bertanya dan memesan benih tanaman mint, saya sebenarnya tahu benihnya namun harganya yang mahal yang tidak mungkin di ecer seribuan menjadikan saya tidak belanja dan menjualnya.

Sekedar berbagi saja, daripada menanam tanaman mint dari benih mendingan menanamnya dari stek..Gimana cara mendapatkannya?? ya beli saja di pasar atau supermarket banyak koq kalau di kota..

Tanggal 15 September saya jalan-jalan ke sebuah supermarket di daerah Cileungsi, penasaran dengan tanaman mint tersebut maka selain berbelanja saya juga membeli satu ikat tanaman Mint, harganya sekitar Rp 9000,- isnya sekitar 20 an helai tanaman mint… 

Setelah sampai rumah, sore harinya langsung saya tancapkan di pot/polybag kemudian saya siram secara rutin pagi dan petang.

18 September (3 hari setelah ditancapkan)

18 September (3 hari setelah ditancapkan)

 

22 September (Seminggu Setelah ditancapkan)

22 September (Seminggu Setelah ditancapkan)

Cobalah perhatikan seminggu setelah ditancapkan sudah terlihat tumbuh.. Mudah kan coba kalau menanam dari benih tentunya mungkin baru berkecambah ..

Selamat Mencoba

Tanaman Yang Pernah Saya Tanam

Tanaman Yang Pernah Saya Tanam

Setelah I’dul Fitri Alhamdulillah orderan benih banyak, ini adalah rizqi dari Allah tentunya yang wajib disyukuri. Efeknya saya jadi sibuk mengemas dan mengirim paket benih, sampai banyak sms dan email yang lama sekali baru dibalas atau pun bahkan mungkin belum dibalas saya mohon maaf. Efek lainnya adalah saya tidak sempat berkebun juga tidak sempat menulis di blog ini.

Saya sebenarnya bingung mau menulis apa untuk bulan ini karena tidak punya tanaman yang sedang dipanen, sampai akhirnya ada beberapa pembeli yang mengirim foto hasil berkebunnya dari benih yang dibeli dari saya, sehingga rencananya foto-foto tersebut akan saya upload dan dibuat satu halaman khusus yang berisi foto-foto dari para pembeli, dan semoga bisa member i inspirasi dan motivasi berkebun disekitar rumah bagi yang lain. Maka saya mengundang bagi para pembeli atau pembaca yang punya foto hasil berkebun disekitar rumah silahkan di kirim ke email petanirumahan@yahoo.com

Dan sambil menunggu kiriman foto, saya akan meng-upload foto tanaman yang pernah saya tanam saya urutkan berdasarkan daftar benih saya

  1. Sawi Hijau atau Caisimcaisim tosakan
  2. Sawi Bakso atau caisimsawi bakso
  3. Sawi Sendok atau Sawi Daging atau Pakchoypakchoy
  4. Mini Pakchoy WhiteSEMC 3MP DSC
  5. Kol / kubis Hijau Baca lebih lanjut

Hadits-hadits Anjuran Bercocok Tanam (Bagian II)

Dari  kitab silsilah Al-Ahaadits As-shahihah hadits no.9

Hadits yang diriwayatkan Anas Radhiyallohu ‘Anhu dari Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wa Sallam bersabda:

إِنْ قَامَتِ السَّاعَةُ وَ فِي يَدِ أَحَدِكُمْ فَسِيْلَةٌ فَإِنِ اسْتَطَاعَ أَنْ لاَ تَقُوْمَ حَتَّى يَغْرِسَهَا فَلْيَغْرِسْهَا

“Sekiranya hari kiamat hendak terjadi, sedangkan di tangan salah seorang di antara kalian ada bibit kurma maka apabila dia mampu menanamnya sebelum terjadinya kiamat maka hendaklah dia menanamnya.” (HR. Imam Ahmad 3/183, 184, 191, Imam Ath-Thayalisi no.2068, Imam Bukhari di kitab Al-Adab Al-Mufrad no. 479 dan Ibnul Arabi di kitabnya Al-Mu’jam 1/21 dari hadits Hisyam bin Yazid dari Anas Radhiyallahu ‘Anhu). Baca lebih lanjut

Hadits-hadits Anjuran Bercocok Tanam (Bagian I)

Di Bulan Ramadhan ini saya akan menuliskan beberapa hadits yang memotivasi uat islam untuk bercocok tanam. Ya tidak seperti biasanya saya menulis tentang aktivitas berkebun di sekitar rumah. Sebelumnya ini bukan bermaksud untuk melariskan dagangan saya (sebagaimana saya masih ingat pada pelajaran mustalah hadits dijelaskan  tentang salah satu sebab tersebarnya hadits lemah dan palsu adalah ulah para pedagang dengan menyebarkan hadits yang mendukung dagangannya agar laris) .Tetapi  menyempatkan momen Bulan Ramadhan ini untuk mengajak pembaca blog saya, belajar agama islam dengan melihat islam dari sisi lain.  Dan jangan khawatir hadits-hadits yang saya sebutkan semuanya shahih ataupun hasan dari sumber yang terpercaya.

Bagi yang sudah pernah membaca hadits-hadits yang akan saya sebutkan maka ini sebagai bentuk pengingat saja. Bagi yang belum pernah, maka ketahuilah inilah agamamu islam J

Sebenarnya tulisannya ini sudah saya uploud di blog saya yang lain pada Bulan Desember 2007.

  1. Dari Jabir bin Abdullah Rodhiyallohu ‘Anhu dia bercerita bahwa Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wa Sallam bersabda:

مَا مِنْ مُسْلِمٍ يَغْرِسُ غَرْسًا إِلاَّ كَانَ مَا أُكِلَ مِنْهُ لَهُ صَدَقَةً وَ مَا سُرِقَ مِنْهُ لَهُ صَدَقَةً وَ مَا أَكَلَتِ الطَّيْرُ فَهُوَ لَهُ صَدَقَةً وَ لاَ يَرْزَؤُهُ أَحَدٌ إِلاَّ كَانَ لَهُ صَدَقَةً

“Tidaklah seorang muslim menanam suatu pohon melainkan apa yang dimakan dari tanaman itu sebagai sedekah baginya, dan apa yang dicuri dari tanaman tersebut sebagai sedekah baginya dan tidaklah kepunyaan seorang itu dikurangi melainkan menjadi sedekah baginya.” (HR. Imam Muslim Hadits no.1552) Baca lebih lanjut